Bagian Rumah yang Bisa Dipasangi Railing Kaca

Bagian Rumah yang Dipasangi Railing Kaca

Railing kaca adalah pagar pembatas yang terbuat dari kaca. Kamu pasti pernah menemukan rumah yang menggunakan railing jenis yang satu ini. Selain karena bisa menciptakan nuansa modern, railing berbahan kaca juga dapat memberikan kesan elegan untuk rumah. Jadi, tidak mengherankan bila banyak pemilik rumah yang terpincut dengan railing berbahan kaca. Apakah kamu juga tertarik untuk memasang railing berbahan kaca? Jika iya, maka pastikan dulu kamu telah mengetahui railing berbahan kaca bisa diterapkan di bagian rumah mana saja.

5 Bagian Rumah Ini Bisa Dipasangi Railing Berbahan Kaca

Bagian Rumah yang Dipasangi Railing Kaca

Sebelum membeli railing kaca, kamu harus memahami dulu pembatas ini bisa dipakai di bagian mana saja. Mengapa demikian? Karena tidak semua bagian rumah bisa dipasangi railing berbahan kaca. Jika kamu salah tempat dalam pemasangannya, bukannya tambah bagus, yang ada railing berbahan kaca malah menimbulkan masalah baru bagi rumah. Oleh karena itu, simak dengan baik penjelasan berikut ini tentang 5 bagian rumah yang bisa dipasangi railing berbahan kaca!

1. Tangga

Buat kamu yang mempunyai rumah bertingkat, otomatis kamu memiliki tangga. Nah, di tangga itu harus ada pembatasnya agar setiap orang yang menaikinya tidak terjatuh melalui sisi anak tangga. Salah satu pembatas yang bisa kamu gunakan adalah railing berbahan kaca. Pembatas ini sangat cocok untuk digunakan di tangga. Coba deh pasang railing berbahan kaca di seluruh sisi tangga, dan lihat perubahan apa yang akan terjadi. Dijamin tangga kamu akan terlihat lebih elega dan menawan.

2. Balkon

Masih untuk rumah yang bertingkat, biasanya di bagian atas ada balkon atau teras atas. Tentunya bagian tersebut tidak mungkin dibiarkan los begitu saja. Diperlukan railing untuk membatasinya agar orang yang berada di sana bisa aman. Railing berbahan kaca bisa kamu pasang di balkon. Karena bahannya yang transparan, keindahan luar balkon jadi tidak terhalang oleh apapun. Selain itu, bahan kaca yang kuat juga berfungsi sebagai pelindung agar tidak ada orang yang terjatuh. Oh ya, kamu juga bisa menambahkan beberapa hiasan tambahan untuk mempercantik pembatas balkon rumahmu.

3. Arena Bermain Anak

Duh, namanya anak pasti ada saja kelakuannya saat bermain. Mereka suka berlarian ke sana kemarin dan tidak jarang juga barang-barang di rumah jadi rusak gara-gara permainan mereka. Untuk mengatasi masalah itu, kamu bisa menambahkan railing kaca sebagai pembatas arena bermain mereka. Kumpulkan mainan mereka ke dalam batas tersebut sehingga mereka hanya akan main di tempat itu. Barang-barang lain jadi aman dan anak bisa main secara leluasa. Kamu bisa mengawasi anak-anak juga karena railing berbahan kaca sifatnya transparan.

4. Dapur

Ada kalanya dapur memerlukan pembatas untuk mempercantik interior. Jangan pernah berpikir untuk menggunakan pembatas yang tidak transparan, ya. Karena pembatas jenis itu hanya menyebabkan dapur terlihat jadi sempit. Sebagai alternatifnya, gunakan saja railing berbahan kaca yang lebih elegan dan menawan. Pasang di bagian pintu masuk dapur atau pembatas antara tempat masak dan tempat makan. Kamu dan keluarga akan merasakan sensasi yang berbeda dengan kehadiran railing berbahan kaca tersebut.

5. Tempat Menyimpan Koleksi

Kamu punya koleksi barang-barang tercinta? Tenang, kamu bisa melindungi barang-barang kesayanagnmu dengan memasang railing berbahan kaca. Anak-anak jadi tidak mudah masuk ke dalamnya, sehingga barangmu pun aman. Jadikan space yang telah dibatasi dengan railing berbahan kaca sebagai tempat untuk menaruh koleksimu. Tapi ingat, tata semua koleksi barang tersebut secara rapi sehingga rumah tetap terasa nyaman.

 

Cara Pemasangan Paving Block Si Penutup Tanah Ramah Air

Cara Pemasangan Paving Block

Paving block merupakan bahan bangunan yang digunakan untuk mengeraskan tanah dan membuat permukaan tanah lebih terlihat rapi. Paving block terbuat dari campuran semen, air, agregat keras, agegat halus dan abu batu dengan nama lain concerete block atau bata beton.

Kelebihan paving block

Banyak kelebihan yang dimiliki oleh jenis pengeras permukaan ini, di antaranya:

Menyerap air. Walaupun pemasangannya secara total menutupi permukaan tanah, Anda tidak perlu khawatir tanah di dalamnya tidak memiliki air. Air akan dengan sangat baik menyerap melalui badan paving sehingga tanah tidak akan kekurangan air. Selain melalui badan paving air juga lewat melalui celah-celah atau rongga paving yang sengaja dibuat saat pemasangan agar air tanah tetap seimbang untuk menjaga lingkungan sekitar.

Serapan air. Karena paving dapat menyerap air, maka serapa air di perumahan atau bangunan sekitar tetap tersedia, tidak seperti aspal atau beton yang ketika dipasang sifatnya tidak menyerap air, sehingga ketersediaan air di sekitarnya juga berkurang.

Berat. Berat paving lebih ringan jika dibandingkan aspal dan beton sehingga memudahkan dalam proses pengangukutan dan pemasangan.

Beragam. Paving block memiliki banyak warna, ukuran, bentuk, dan berat. Sehingga Anda bisa memilih sesuai kriteria ‘penutup tanah yang ideal’ dari segi tampilan menurut Anda sendiri.

Cara memasang paving block

Memasang paving block bisa dilakukan sendiri dengan manual, berikut caranya:

Padatkan tanah

Lahan yang ingin Anda pasangkan paving haruslah padat terlebih dahulu. Mula-mula Anda harus membersihkan lahan tersebut dari rumput-tumput yang telah tumbuh. Setelah itu tutup lubang-lubang tanah (jika ada) menggunakan tanah serupa lalu padatkan tanah menggunakan roller. Dalam proses pemadatan ada baiknya disertai penyiraman air agar tingkat kepadatan yang didapatkan lebih sempurna.

Beton penyokong dan pembatas

Beton pembatas merupakan block beton yang berfungsi untuk menahan paving saat dilewati atau diberi beban agar tidak bergeser. Beton ini dibagi ke dalam dua jenis, yaitu beton pracetak dan beton cor di tempat. Jika Anda menggunakan beton pembatas pracetak, maka Anda harus memasangnya di atas beton penyokong. Hal ini berguna untuk membuat ikatan yang kuat antara beton pembatan dan beton penyokong.

Sementara itu jika Anda menggunakan beton pembatas pracetak, tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah memasang beton penyokong setebal kurang lebih 7 cm lalu pasang beton pembatas di atas beton penyokong yang masih basah. Karena sebelumnya dipasang benang untuk membantu menyamakan tinggi, maka usahakan agar beton yang dipasang disamakan dengan benang pembantu yang telah dipasang. Selanjutnya tambahkan adukan beton di belakang beton pembatas dan jika beton penyokong sudah mulai mengering, maka timbunlah dengan tanah.

Menyebarkan pasir alas

Pasir alas merupakan pasir yang dengan ketebalan tertentu berfungsi untuk alas dalam memasang paving block. Pasir alas sebaiknya pasir kasar dengan butiran maksimal 9 mm. Saat penyebaran pasir, pastikan pasir bersih dari segala kotoran dan lumpur dan pastikan juga pasir dalam keadaan kering atau minimal kandungan airnya kurang dari 10%.

Pemasangan paving

Pemasangan paving dapat mendapatkan hasil yang baik jika mengikuti arah benang pembantu. Pemasangan paving dilakukan secara satu arah, yaitu ke arah depan dan pekerja yang memasang berdiri di atas paving yang sudah terpasang.

Finishing

Setelah pemasangan paving selesai, kemudian sebarlah abu batu untuk mengisi antara nat paving lalu padatkan menggunakan roler satu putaran. Setelah semuanya dirasa kuat dan siap, bersihkan abu batu yang tersisa dan jadilah paving yang siap digunakan.

Dalam menggunakan paving, tidak memerlukan perawatan yang berat, hanya saja sebelum memasang pastikan dulu di atas paving apakah akan dilewati beban-beban yang berat. Jika iya maka pasanglah paving dari jenis yang kuat agar tidak mudah pecah dan rusak.

Trik Memilih Wallpaper Untuk Maksimalkan Penataan Ruang Tamu

Trik Memilih Wallpaper Untuk Ruang Tamu

Memiliki rumah yang indah dan nyaman adalah keinginan semua orang. Rumah tidak sekedar menjadi tempat berteduh, melainkan tempat untuk menghabiskan waktu dalam waktu yang cukup lama, bahkan mungkin hingga akhir hayat. Itulah sebabnya keindahan setiap ruangan di rumah perlu menjadi perhatian. Mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga kamar mandi dibuat menarik dengan berbagai macam desain interior.

Saat mengubah dekorasi ruangan, salah satu bagian yang dapat Anda dekorasi adalah dinding. Selain menggunakan cat, Anda dapat menggunakan wallpaper dinding sebagai penghias ruangan. Ruang tamu sering menjadi salah satu ruangan yang mendapat perhatian cukup besar saat memulai dekorasi. Mengapa? Sebab ruang tamu akan menjadi garda depan untuk memberikan kesan mengenai penghuni rumah terhadap tamu yang berkunjung ke rumah.

Cara Memilih Wallpaper Untuk Ruang Tamu yang Menarik

Ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk membuat ruang tamu terlihat menarik dan nyaman. Jika Anda merasa bosan dengan menggunakan cat biasa, sudah saatnya Anda menggunakan wallpaper dinding di ruang tamu. Berbagai jenis wallpaper tersedia, sehingga Anda bisa memilih sesuai dengan selera atau kondisi ruang tamu Anda. Jangan khawatir bagi Anda yang memiliki ruang tamu sempit. Penggunaan wallpaper yang pas akan membuat ruang tamu tetap terasa nyaman meski ukurannya minimalis. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips dalam memilih wallpaper yang pas untuk ruang tamu Anda:

Perhatikan komposisi ruangan

Bagi Anda yang memiliki ruang tamu sempit, disarankan untuk mengaplikasikan wallpaper ruang tamu pada satu sisi ruangan saja. Sementara dinding yang lain dapat dilapisi dengan cat polos dengan warna yang senada. Tujuannya adalah menciptakan dimensi ruang, sehingga ruang tamu yang minimalis tetap tampak lega. Sementara itu, untuk ruang tamu berukuran lebih besar, Anda bisa mengaplikasikan wallpaper secara bebas.

Perhatikan kombinasi warna wallpaper dengan perabot ruang tamu

Ruang tamu yang harmonis diciptakan dari keserasian wallpaper dengan perabot yang ada di dalamnya. Pastikan bahwa warnanya tidak bertabrakan. Jika perabotan Anda memiliki kesan ramai, maka sebaiknya Anda memilih wallpaper berwarna netral atau lembut. Begitu pula sebaliknya.

Wallpaper untuk ruang tamu beratap rendah

Bagi Anda yang memiliki ruang tamu beratap rendah, perlu sedikit trik untuk memilih wallpaper. Pilihlah wallpaper dengan motif vertikal seperti pohon, garis vertikal, atau motif abstrak yang memanjang ke atas. Motif seperti ini memberikan kesan ruangan yang lebih tinggi. Selain motif, pemilihan warna juga sangat penting. Anda dapat memilih warna wallpaper yang lebih tua dibandingan warna langit-langit ruangan tersebut.

Perhatikan arah datangnya cahaya

Ruang tamu yang baik adalah ruangan yang memiliki cukup cahaya matahari secara langsung. Untuk menciptakan ruangan yang luas dan terang, Anda bisa menggunakan wallpaper berwarna cerah. Namun jika ruang tamu Anda lebih mengandalkan cahaya lampu warm light, maka wallpaper berwarna kuning atau jingga akan lebih cocok untuk memberikan kesan hangat dalam ruang tamu.

Sesuaikan dengan karakter

Memilih wallpaper tidak terlepas dari karakter pemilik rumah. Oleh sebab itu, pilihlah wallpaper yang sesuai dengan karakter dan kesukaan Anda beserta keluarga. Termasuk wallpaper yang diaplikasikan di ruang tamu. Biasanya ruang tamu juga berfungsi sebagai tempat berkumpulnya keluarga. Apakah keluarga menyukai wallpaper yang meriah dengan warna yang beragam? Apakah Anda lebih menyukai wallpaper dengan corak yang tidak terlalu ramai tetapi memberikan kesan yang hangat?

Itulah 5 tips saat memilih yang cocok untuk ruang tamu Anda. Bahkan tanpa disadari, Anda maupun keluarga akan memilih wallpaper ruang tamu yang mencerminkan karakter pemilik rumah tersebut. Pada akhirnya, pilihan wallpaper dinding tetap berada di tangan Anda. Tips-tips di atas hanya mempemudah selama pemilihan wallpaper.

Cara Sederhana Agar Aman Menyambung Kabel

Cara Aman Menyambung Kabel

Dalam instalasi listrik untuk keperluan rumah tangga biasanya orang akan memanggil tukang listrik untuk mengurus semuanya mulai dari pengadaan alat hingga pemasangannya. Namun kadangkala ada hal-hal sederhana yang sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri asalkan Anda tahu teknik-teknik melakukannya secara aman. Misalnya saat Anda perlu menyambung kabel listrik. Dalam menyambung kabel ada hal-hal yang harus diperhatikan agar sambungan listrik dapat menghantarkan arus dengan benar dan aman. Ada beberapa cara penyambungan kabel yang lazim digunakan oleh kontraktor ME. Simak ulasan berikut untuk teknik penyambungan kabel sederhana secara mandiri apabila suatu saat diperlukan.

Cara-Cara Lazim Untuk Menyambung Kabel

Ada 5 metode yang biasa digunakan untuk menyambung kabel dengan baik dan aman:

1. Metode Pig Tail

Cara menyambung dengan metode pig tail atau ekor babi ini adalah yang paling sederhana juga cepat. Disebut demikian karena memang hasil akhir yang dihasilkan menyerupai ekor babi. Yang perlu Anda lakukan untuk menggunakan metode ini yakni mengelupaskan kedua kabel yang ingin disambung kira-kira sepanjang 2 – 3 cm masing-masingnya hingga tampak bagian inti kabel. Kemudian kedua inti kabel tersebut disilangkan hingga membentuk huruf X, selanjutnya ujung inti kabel dipuntir secara bersamaan hingga sulit untuk dilepaskan.

2. Metode Bell Hangers

Pada metode ini, kabel yang dikupas lebih panjang daripada metode pig tail dikarenakan kedua kabel akan disambungkan dengan dipuntir secara masing-masing pada inti kabel satu dengan yang lainnya. Caranya yakni kedua kabel dihadap-hadapkan secara berlawanan dan masing-masing inti kabel dibengkokkan membentuk huruf L kira-kira sepanjang 1,5 cm dari ujung. Kedua kabel yang masing-masing sudah membentuk huruf L ini saling dikaitkan kemudian masing-masing dipuntir hingga ujung. Cara ini sedikit lebih memakan waktu dibanding pig tail namun dinilai lebih rapi dalam penyambungan.

3. Metode Western Union

Untuk menggunakan metode ini, kabel yang dikelupas harus lebih panjang lagi, kira-kira 5 hingga 7 cm. Caranya kurang lebih hampir serupa dengan metode Bell Hangers dimana masing-masing inti kabel saling dipuntir antara yang satu dengan yang lainnya. Namun metode ini menghasilkan hasil akhir puntiran inti kabel yang lebih panjang dan tampak lebih padat dan sulit terlepas.

4. Metode Britania

Metode ini juga sama-sama menggunakan teknik puntir hanya saja yang dipuntir bukan kabel inti yang ingin disambungkan, melainkan kawat tembaga yg terpisah. Metode ini biasanya digunakan apabila kabel yang akan disambungkan lebih besar ukurannya. Cara kerjanya yakni kedua kabel yg sudah dikelupas hingga ke inti kabel saling disatukan dengan ditempel sejajar namun berlawanan arah. Kedua ujungnya ditekuk sedikit. Kemudian ikat kedua kabel tersebut dengan memuntir kawat tembaga sebagai pengikatnya hingga ke bagian yang dibengkokkan pada masing-masing inti kabel.

5. Metode Sambungan Percabangan Datar

Dengan metode ini, Anda dapat menyambungkan lebih dari 1 inti kabel ke kabel lainnya. Cara kerjanya yakni kelupas salah satu kabel pada bagian tengahnya hingga terlihat inti kabel di bagian tengahnya. Kemudian kelupas juga kabel yang ingin ditempelkan ke kabel tersebut pada bagian ujungnya. Bagian inilah yang nanti dipuntir ke bagian kabel yang dikelupas di tengah. Cara ini memungkinkan Anda menggabungkan 2 hingga 3 kabel sekaligus.

Itulah 5 cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menyambung kabel dalam instalasi listrik. Cukup mudah bukan? Kini Anda tidak perlu terburu-buru lagi memanggil kontraktor ME untuk pekerjaan yang sederhana ini. Anda dapat melakukannya secara mandiri untuk sambungan kabel listrik di rumah terutama untuk kondisi yang mendesak.

Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Genset

Kelebihan dan Kekurangan Genset

Genset, Alat Hebat Untuk Menangani Persoalan “Mati Listrik’

Genset merupakan salah satu alat yang sangat diperlukan penggunaanya untuk berbagai lokasi seperti perkantoran, rumah sakit, pusat perbelanjaan hingga rumah tinggal, terlebih jika terjadi keadaan darurat yang diluar prediksi seperti ‘mati listrik”. Bayangkan saja jika tanpa alat yang satu ini maka aktifitas anda dapat terganggu hanya karena persoalan “mati listrik’ saja, maka dari itu penggunaan alat ini sudah hampir dipastikan dapat ditemukan dimana-mana.

Alat ini sendiri memiliki dua jenis dalam hal pengoperasian yaitu jenis manual dan otomatis, yang mana walaupun berbeda dari jenis pengoperasiannya namun fungsi dari alat ini pun sama yaitu untuk membantu membangkitkan energi listrik saat tidak ada energi listrik dari PLN atau pusat pembangkit. Ya, hal seperti inilah yang banyak menarik banyak orang untuk memilikinya bahkan menjadikannya salah satu fasilitas yang wajib ada.

Bagi para pengguna genset atau anda yang memang merencanakan untuk memiliki alat yang satu ini maka terlebih dahulu harus memahami beberapa hal seperti kelebihannya serta kekurangan. Loh kok begitu? Ya, karena sehebat apapun suatu alat pastilah memiliki celah kekurangan dan akan lebih baik jika anda bisa mengetahuinya untuk meminimalisir hal yang akan terjadi. Nah, ini dia kelebihan dan kekurangannya!

Kelebihan Genset

Nah, perlu anda ketahui bahwa hampir sebagian genset dari berbagai merek yang beredar dipasaran dengan spesifikasi standar hingga tinggi pasti rata-rata memiliki kelebihan seperti berikut ini

  1. Desain yang fleksibel, hampir sebagian besar alat ini memang dirancang dengan design yang fleksibel sehingga akan memudahkan siapa saja untuk menaruhnya atau memindahkannya di lokasi yang diinginkan.
  2. Pengoperasian yang cukup mudah, anda tidak perlu khawatir karena alat yang satu ini sangat mudah di operasikan loh apalagi jika anda memilih tipe otomatis yang mana tinggal menekan tombol tertentu saja untuk menghidupkannya. Namun untuk tipe manual pun cara pengoperasiannya tidaklah sulit sehingga saat terjadi “mati listrik’ anda cukup mengikuti langkah-langkah sederhana saja.
  3. Bahan bakar yang mudah didapatkan, seperti yang anda ketahui bahwa alat ini memiliki dua jenis pilihan bahan bakar yaitu bensin dan solar yang mana kedua jenis bahan bakar ini tentunya mudah didapatkan.
  4. Harga genset terjangkau dan bervariasi. tenang saja bagi anda yang ingin segera memiliki alat hebat ini karena saat ini harga alat ini dipasaran cukup terjangkau dan bervariasi . Apalagi bagi anda yang ingin memilikinya untuk fasilitas pribadi di rumah maka dengan budget terjangkau alat ini sudah dapat dibawa pulang.
  5. Perawatan mudah, cukup dengan mengecek mesin secara teratur setiap minggunya dan melakukan pemanasan terhadap mesin jika dirasa perlu saja. Mudah bukan perawatannya?.

Kekurangan Genset

Jika diatas adalah kelebihan yang dimiliki oleh alat ini maka dibawah ini adalah kekurangannya yang patut anda ketahui !

  1. Suara yang ditimbulkan bising, sebagian besar genset  dengan merek apapun akan mengeluarkan suara yang cukup bising dalam jarak tertentu.
  2. Mengeluarkan kepulan asap, bukan hal baru lagi jika alat ini ketika dinyalakan dan beroperasi akan mengeluarkan kepulan asap.

Nah, sekarang anda sudah tahu apa saja kelebihan dan kekurangan yang ada pada pada alat ini. Kelebihan serta kekurangan tersebut adalah sebagai upaya bagi anda nantinya ketika sudah memilikinya agar nantinya dapat berfungsi secara maksimal terutama saat terjadi “mati listrik”.

Terlihat Lebih Stylish, Ini 4 Hal Di Rumah Yang Perlu Kamu Sisipi Material Aluminium!

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Kalau kamu pernah datang ke kafe yang memiliki nuansa hangat dan ditaburi lampu-lampu kecil berwarna kekuningan, bata ekspos berwarna merah yang cantik, serta furniturenya yang didominasi kayu. Artinya kamu telah menyaksikan bagaimana interaksi antara seni, konstruksi bangunan serta efek dari peradaban dunia berpadu. Gaya arsitektur yang satu ini disebut dengan gaya industrialis. Dengan warnanya yang didominasi warna-warna gelap seperti hitam, abu, cokelat serta oranye dari warna bata membuatnya terlihat hangat dan keren dalam satu waktu. Namun jika kamu lebih jeli melihat desain aristektur dengan gaya industrialis, kamu akan menemukan bagaimana kusen aluminium mengambil peran yang tidak sedikit dalam gaya bangunan yang satu ini.

Munculkan Kesan Artsy, Edgy Dan Stylish, Ini Dia 4 Hal Yang Perlu Kamu Gunakan Material Aluminium!

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Tidak hanya cocok mendampingi gaya industrialis yang berani, namun penggunaan material aluminium juga cocok untuk digunakan di sejumlah gaya arsitektur bangunan lainnya. Material jenis ini disebut-sebut ramah digunakan untuk konsep minimalis serta modern. Menggantikan keberadaan kusen kayu, aluminium kini banyak digunakan sebagai kusen aluminium yang mampu menyulap desain bangunan menjadi lebih stylish. 

Untuk membantu kamu menyisipkan material aluminium dengan apik di berbagai sudut rumahmu, berikut telah kami rangkumkan empat hal di rumah yang perlu kamu sisipi material aluminium. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Pagar Utama Dan Pagar Tralis Pintu

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Sudah bukan hal yang baru bahwa aluminium digunakan untuk pagar utama. Dengan desainnya yang ringan serta mudah dibentuk, pagar dengan material aluminium tidak hanya memainkan peran keamaan melainkan juga estetika yang dibawanya. Selain pada pagar utama, sejumlah rumah juga menggunakan material aluminium sebagai tralis pintu. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keamanan dobel pada pintu utama.

2. Pintu Koneksi Antarruangan

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Meski jarang digunakan sebagai pintu utama, namun kusen aluminium sering kali dipadukan dengan material lain yang lebih solid seperti kayu. Meski demikian, pintu aluminium sering digunakan untuk menghubungkan antara satu ruangan ke ruangan lain. Pada rumah-rumah minimalis, material aluminium dipadukan dengan kaca untuk memberikan kesan manis dan lega pada ruangan. Tidak hanya di dalam ruangan, pintu kaca dengan kusen berbahan aluminium juga cocok digunakan sebagai pintu penghubung ke taman belakang.

3. Furniture Untuk Rumah Berkonsep Industrialis

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa material aluminium adalah paduan yang cocok untuk gaya arsitektur industrial. Material aluminium dapat digunakan sebagai furniture. Mulai dari meja, kursi, kerangka langit-langit sampai aksen dekorasi. Namun bukan tidak mungkin furniture dengan material aluminium digunakan untuk gaya arsitektur lainnya. Misalnya konsep minimalis dengan warna monokrom, kamu bisa memasukkan rangka kusen berbahan aluminium berwarna hitam sebagai kursi, rak baju terbuka maupun aksen dekorasi seperti jaring dinding yang digunakan untuk menempel foto dan post it.

4. Tambahkan Kesan Mewah Pada Railing Tangga

Stylish Material Aluminium Di Rumah

Penggunaan material aluminium juga cocok untuk dijadikan railing. Baik railing tangga untuk rumah tingkat, konsep mezzanine maupun balkon. Lagi-lagi, dengan memadukan material aluminium dengan kaca, dijamin tanggamu menjadi lebih elegan dan mewah. Belum lagi kalau kamu tambahkan lampu track di sepanjang railing tangga. Lengkapi ruangan menggunakan jendela dengan kusen aluminium berwarna senada, suh, tambah stylish saja rumahmu.

Ini Dia Berbagai Desain Shower Box yang Wajib Diketahui!

Desain Shower Box

Mandi di bawah pijatan air yang mengalir dari shower menjadi salah satu ide menyenangkan setelah penat bekerja seharian. Butiran-butiran air yang membasahi kepala hingga kaki dapat melunturkan segala kotoran dan meluruhkan rasa lelah pada tubuh. Efek relaksasi yang diciptakan pada saat mandi dengan shower tentu akan membantu kita segar kembali.

Kamu yang ingin merasakan sensasi mandi cantik dengan shower, melengkapi kamar mandi dengan shower box atau juga disebut dengan box mandi adalah pilihan yang tepat. Selain tidak membuat kamar mandi menjadi licin karena air yang berantakan, penggunaannya tentu lebih menghemat ruang. Jadi, kamu yang merasa memiliki kamar mandi yang minimalis tetap bisa merasakan mandi di bawah derasnya shower. Berikut berbagai desain box mandi yang bisa kamu tiru di kamar mandi rumahmu.

1. Aksen Kayu dan Bebatuan
Desain Shower Box

Desain shower box yang satu ini bisa ditiru kamu yang memiliki kamar mandi yang cukup luas. Box kaca yang frameless dan lantai yang dilengkapi dengan aksen kayu dan batu-batuan menunjukkan kesan menyatu dengan alam.

2. Tidak Harus Persegi

Desain Shower Box

Meskipun disebut box mandi, bentuknya tidak selalu harus persegi. Desain box mandi yang satu ini, cocok buat kamu yang ingin kamar mandi minimalisnya tampak lebih luas. Ditambah lagi dengan efek golden light yang pastinya akan menambah kesan elegan.

3. Sudut yang Sederhana
Desain Shower Box

Keterbatasan ruang di kamar mandi kini bukan masalah lagi, kamu tetap dapat memiliki shower box dengan menempatkannya di sudut ruang. Desain seperti ini membuat kesan lebih ringkas dan sederhana, tapi tetap menarik.

4. Cahaya Biru
Desain Shower Box

Penggunaan box mandi tidak selalu harus berdinding kaca. Memadukan material kaca dan marmer juga bisa jadi ide yang cemerlang, apalagi ditambah dengan penggunaan cahaya berwarna biru, rasanya seperti mandi di bawah laut kan?

5. Hitam Putih Menawan

Desain Shower Box

Desain box mandi dengan frame berwarna hitam sangat cocok dipadukan dengan dinding yang serba putih. Membuat kamar mandimu terlihat lebih menawan.

6. Hitam Berkelas
Desain Shower Box

Memilih material kaca untuk box mandi tidak harus dengan warna bening, Penggunaan kaca berwarna sedikit gelap juga sangat cocok, terlebih jika dipadankan dengan perlengkapan kamar mandi dengan warna-warna senada. Hal ini embuat suasana mandi  memiliki kesan yang berkelas.

7. Pola Memberi Kesan Estetis

Desain Shower Box
Memberi sedikit frame berwarna hitam pada box mandi dan memadukannya dengan dinding berpola simetris membuat kesan yang estetis pada kamar mandi.

8. Kecil yang Cantik
Desain Shower Box

Desain ini cocok diterapkan di kamar mandi minimalis. Kamar mandimu mungkin tidak terlalu luas, namun menempatkan box mandi seperti ini pada salah satu sudut ruangan akan memberikan kesan cantik.

9. Sudut yang Nyaman
Desain Shower Box

Desain box mandi sudut tetap dapat memberi kesan nyaman, terlebih bila dipadukan bersama dinding dengan aksen garis-garis warna coklat seperti susunan kayu.

10. Di bawah Atap
Desain Shower Box

Menempatkan kamar mandi di bawah atap bukan masalah. Sudut miring pada dinding atas membuat box mandi kamu terlihat unik. Penambahan jendela juga dapat membuat kesan menyatu dengan alam. Bangku kecil yang melekat di dinding bisa dijadikan tempat bersantai sambil menikmati kucuran air hangat dari shower.

Gimana? Keren kan  kesepuluh desain shower box yang kita bahas? Jadi, yang mana desain paling cocok dan menarik versi kamu untuk dijadikan inspirasi menikmati mandi cantik di bawah guyuran air hangat dari shower? Semoga berbagai informasi yang sudah diberikan dapat membantu kamu dapat memilih desain yang tepat sesuai harapan dan kebutuhan.

Mengenal Jenis Plafon Yang Sering Digunakan Pada Bangunan

Jenis Plafon Yang Sering Digunakan Pada Bangunan

Sebagai pembatas antara atap dengan sebuah ruangan, plafon menjadi bagian penting dalam sebuah bangunan baik rumah, kantor atau bangunan lainnya. Selain untuk menghindari debu dari atap langsung mengotori ruangan, banyak manfaat lain dari material yang satu ini. Wajar kalau semakin banyak jenis yang diproduksi dengan berbagai bahan dan bentuk. Berikut ini jenis yang paling sering digunakan.

Jenis Plafon Yang Sering Digunakan Pada Bangunan

8 Jenis Plafon Ini Paling Banyak Peminatnya

Ada delapan jenis plafon yang paling banyak dipakai karena memiliki kelebihan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Ada plafon kayu, triplek, gypsum, PVC, plafon akustik, metal, GRC dan asbes. Seperti apa rupa dan karakternya?

  • Kayu

Terbuat dari kayu yang diolah menjadi lembaran setebal 1-9 cm yang dapat dipasang pada bagian langit-langit atap. Plafon jenis ini sangat alami dan memberi kesan mewah karena aksen kayu yang tegas. Kelebihannya,tak mudah menyusut akibat suhu, bisa dipakai untuk rumah bertema apapun karena kesan naturalnya. Kekurangannya adalah mahal dan pemasangan sulit.

  • Triplek

Adalah jenis plafon yang juga terbuat dari kayu berbentuk lembaran namun lebih tipis jika dibandingkan kayu yaitu tebal antara 3-6 mm. Kelebihannya adalah harga murah dan mudah dipasang Kekurangannya yaitu perlu cat ulang secara kontinu untuk mempertahankan warna dan tidak tahan air.

  • Gypsum

Menjadi idola banyak pencinta interior kekinian, karena tampilannya yang bisa disesuaikan dengan konsep rumah dan warna yang bervariasi. Kelebihannya sama dengan jenis plafon akustik yaitu mudah dalam pengerjaan, rapid an banyak motif. Sedangkan kekurangannya adalah tidak tahan air dan mudah rusak.

  • PVC

Terbuat dari bahan sintetis Polyvinyl Chloride yang juga digunakan untuk membuat pipa saluran air. Kelebihannya adalah awet karena tahan api, rayap dan air. Selain itu banyaknya pilihan warna dan sangat ringan juga jadi kelebihan yang membuat orang banyak menggunakannya. tapi soal harga memang cukup mahal.

  • Akustik

Jenis ini punya banyak fungsi, selain menutupi atap juga bisa meredam suara berlebihan dari bagian atas rumah, seperti suara hujan, petir dan lain-lain.  Bobot ringan plafon akustik juga jadi salah satu kelebihan sehingag membuat proses pemasangan jadi mudah tanpa harus melibatkan ahli. Sayangnya harga jenis ini cukup mahal dan tidak semua toko plafon menyediakannya.

  • Metal

Merupakan plafon yang terbuat dari metal yang dicetak menggunakan teknik emboss, dan punya banyak jenis ukiran. Kelebihannya adalah tahan air dan rayap serta tahan lebih lama ketimbang jenis lain. Tapi harganya cukup mahal dan tidak semua bangunan cocok memakai plafon ini.

  • GRC

Glassfiber Reinforced Cement yang merupakan campuran semen dan dan mirip eternity. Kelebihannya adalah tahan api dan air serta memberikan kesan mewah dan bersih pada ruangan. sedangkan kekurangannya adalah harga mahal pemasangannya yang sulit, hampir sama dengan plafon akustik serta rentan mengalami keretakan jika tidak hati-hati memasang.

  • Asbes

Kalau dilihat sepintas mirip dengan plafon kayu namun kualitasnya selevel dengan gypsum. Kelebihannya adalah mudah dibuka dan dipasang kembali, awet dan tahan lama. Sayangnya bahan ini mudah retak dan kurang baik untuk kesehatan karena zat kimia yang dikandungnya. Dulu jenis ini sangat banyak dipakai pada hunian beratap rendah, namun karena semakin banyak jenis plafon yang beredar maka eksistensinya memudah diganti jenis yang lebih kekinian.

Demikianlah penjelasan tentang delapan jenis plafon yang paling sering dipakai, jika saat ini Anda sedang mencari plafon, tak ada salahnya memilih salah satunya. Tapi tentu mesti disesuaikan dulu dengan konsep ruangan dan kesesuaian ukuran dan fungsinya.

Wajib Tahu! Pahami Berbagai Macam Window Blind dan Keunggulannya disini!

Berbagai Macam Window Blind dan Keunggulannya

Jendela menjadi salah satu bagian rumah yang patut kamu perhatikan, selain digunakan sebagai jalan sirkulasi udara jendela juga dijadikan sebagai pendukung estetika rumah. Namun keberadaan jendela terkadang membuat privasi kita terganggu, karena aktivitas kita di dalam ruangan akan tampak dari luar, untuk mengatasi hal ini kamu bisa menggunakan Window Blind. Sebenarnya gorden juga bisa kamu jadikan sebagai penutup jendela, namun gorden menjadi hal biasa yang sering kita jumpai di setiap rumah. Untuk tampilan jendela yang luar biasa kamu bisa memilih window blind. Adapun window blind terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya roman blind, vertical blind, venetian blind, rollar blind dan horizontal blind.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dari window blind, di antaranya mengurangi udara yang panas di dalam ruangan, menghindarkan warna furniture menjadi pudar dan membuat nilai keindahan di dalam rumah semakin tampak. Selain itu pemasangannya sangat mudah dilakukan, dan yang terpenting mampu mengurangi resiko kejahatan dari luar.

Berbagai Keunggulan Window Blind Sesuai Jenisnya

Berbagai Macam Window Blind dan Keunggulannya

Berikut berbagai keunggulan yang bisa kamu dapatkan melalui setiap jenis-jenis window blind. Mari disimak baik-baik berbagai informasinya.

1. Roller Blinds

Jenis window blind satu ini sangat populer di sekitar kita, banyak orang memilih jenis ini karena tampilannya yang sederhana dan mudah digunakan. Cukup menarik rantai yang ada pada samping blind kamu bisa langsung membuka dan menutupnya. Adapun kelebihan yang bisa kamu temukan pada jenis ini adalah lebih praktis digunakan, pengoperasian dan perawatannya lebih sederhana dibanding jenis lainnya.

2. Roman Blind

Jika kamu menyukai hal-hal yang klasik maka roman blind bisa menjadi pilihan terbaik. Suasana ruangan yang menggunakan jenis window blind ini juga akan lebih terasa hangat dan tulus. Untuk perawatan juga lebih mudah, cukup menggunakan kain basah atau vacuum cleaner agar debu yang menempel hilang.  Harganya juga cukup terjangkau tidak membuat kantong bolong.

3. Vertical Blind

Jenis vertical blind sering kita jumpai di perumahan dan perkantoran, sesuai dengan namanya jenis window blind satu ini berbentuk vertikal atau berdiri tegak. Jenis window blind ini banyak dicari orang, karena mampu mengatur cahaya yang masuk ke dalam rumah dengan mudah. Di zaman modern sekarang ini banyak orang yang tertarik menggunakan vertical blind dibanding gorden, karena memiliki tampilan yang modern, penggunaan yang lebih efektif dan efisien harganya juga lebih terjangkau.

4. Venetian Blinds

Jenis window blinds yang keempat ada venetian blinds, yaitu windows blind yang memiliki bentuk kurang lebih sama dengan vertical blind, yang membedakan hanya terletak pada arah bentuknya saja yang horizontal. Jenis satu ini cocok kamu gunakan di negara tropis seperti Indonesia. Adapun kelebihan lainnya yang bisa kamu dapatkan melalui Venetian Blind antara lain mampu mengontrol cahaya dengan tepat, jenis ini mudah ditemukan di pasaran, terlihat simpel dan elegan, mudah untuk dibersihkan dan tahan lama.

5. Horizontal Blinds

Jenis window blinds satu ini memiliki bentuk bertolak belakang dengan vertical blinds, berbentuk horizontal atau datar dan tergulung secara mengerut tidak keatas. Tampilan dari jenis satu ini sangat layak kamu pilih, karena sangat cocok digunakan untuk semua jenis material, seperti kayu, aluminum dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui kelebihan dan jenis-jenis window blind maka kamu bisa memilih dan menyesuaikan kira-kira window blind seperti apa yang paling cocok untuk rumah kamu. Jangan lupa sesuaikan dengan budget yang kamu miliki, selain itu kamu bisa memilih roman blind hingga horizontal blind sesuaikan saja dengan apa yang paling tepat untuk jendela rumah kamu.

Yuk Cari Tahu Cara Membuat Beton dengan Menerapkan Floor Hardener

Floor hardener atau pengeras lantai merupakan salah satu tahapan  yang dilakukan dalam proses pembuatan lantai-lantai seperti gudang, tempat bongkar muat barang, lapangan parkir, ruang AHU, tangga darurat, ataupun yang lainnya. Proses tersebut dimaksudkan untuk memperoleh kepadatan dan kekuatan lantai agar lebih awet dan tahan lama.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dan sesuai harapan, maka setiap langkah harus dilakukan dengan cermat dan teliti, serta berurutan. Jika pengerjaannya tidak sesuai prosedur dan acak, bisa dipastikan hasilnya tak akan sempurna. Bahkan, hanya bertahan beberapa  waktu.

Cara Membuat Beton dengan Menerapkan Floor Hardener

Ada dua komponen penting yang perlu diketahui dalam penerapan floor hardener: pertama, jumlah takaran bubuk. Hal ini didasarkan pada seberapa luas area yang akan digunakan. Takarannya sebagai berikut.

Lalu lintas jarang         : 3 kg per meter persegi

Lalu lintas sedang       : 5 kg per meter persegi

Lalu lintas padat         : 7 kg per meter persegi

Sedang komponen kedua berkaitan dengan seberapa lama waktu pengerjaan. Patokan ini akan berkaitan dengan estimasi dana yang akan dikeluarkan.

Cara Membuat Beton dengan Floor Hardener

Sebaiknya, semen memiliki kadar minimum sebesar 300 kg/m3 dengan desain khusus yang mampu mengurangi segresi dan kontrol terhadap bleeding. Untuk memudahkan pengecoran, tambahkan bahan plasticizer conplast dengan water cement ratio rendah.

Tebal pelat beton tidak kurang dari 15 cm. Setelah beton dituang, ratakan dengan menggunakan batang penggetar atau jidar (batang besi lurus) sesuai keperluan. Lalu gunakan trowel kayu dan trowel finish mesin jika plastisitasnya sudah cukup. Pastikan setiap proses dilakukan dengan baik dan benar agar mendapatkan lantai beton padat dan rata, hingga tidak terjadi susut dan keretakan di kemudian hari.

Saat air di permukaan beton sudah hilang, maka penaburan bisa dimulai dengan takaran 4 kg/m2 atau sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bila masih ragu, cukup tekan permukaan beton dengan ibu jari. Jika bekas yang ditinggalkan sedalam 3-5 mm, maka lantai tersebut sudah siap. Taburkan pengeras lantai dengan tangan atau alat bantu lainnya.

Proses penaburan harus dilakukan terus-menerus dengan dosis 2/3 bagian terlebih dahulu. Bila area yang digunakan agak luas, maka lakukan metode tersebut secara bertahap dan pastikan bahwa tenaga kerja dan bahannya cukup untuk melingkupi semuanya sampai selesai. Gunakan mesin trowel finish dengan putaran baling-baling logam halus dan rendah untuk penghalusan awal saat permukaan lantai mulai mengeras. Kemudian, proses finishing akhir bisa dilakukan ketika beton sudah benar-benar mengeras dan mampu menahan beban mesin tanpa mengalami keretakan.

Demi mencegah terjadinya penguapan air, lapisi beton dengan Concure (Curing Conpound). Setelahnya, letakkan karung basah pada area terbuka untuk mengurangi resiko retak dan susut.

Pastikan lantai tidak terkena air hujan selama 2 hari atau 48 jam. Beri jeda selama 1 minggu agar beton mengeras dengan sempurna. Bila terpaksa dipakai untuk lalu lintas berat pada 2 minggu pertama, sebaiknya diberi multipleks plywood agar mencegah resiko terjadinya kerusakan.

Setiap proses mungkin terdengar rumit dan sulit, tapi bila dilakukan tahap demi tahap hingga mencapai finish, hasilnya pasti tak akan mengecewakan. Tentu saja, pekerjaan ini membutuhkan keuletan dan ketelitian tingkat tinggi, jika keliru sedikit saja, maka akan gagal total. Kerugiannya tidak sedikit.

Buatlah perencanaan yang matang dan terukur jika ingin menerapkan floor hardener pada lantai beton. Pahami area yang akan digarap dan perkirakan jumlah bahan serta waktu yang dibutuhkan agar tak terjadi kendala yang tak diinginkan.